TATA TERTIB SMK (PANDUAN)


TATA TERTIB SISWA SMK UPW

I. PENDAHULUAN

1. Tata tertib ini disusun untuk menciptakan disiplin peserta didik sebagai syarat utama terlaksananya proses belajar mengajar yang efektif.

2. Tata tertib ini berisi :

2.1. Hak Siswa

2.2. Kewajiban Siswa

2.3. Larangan Siswa

2.4. Sanksi

2.5. Hubungan Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata dengan Orang tua murid

3. Tata tertib ini wajib ditaati oleh semua siswa selama mereka masih berlajar di SMK. UPW.

4. Tata tertib ini disusun berdasarkan pedoman dari Kanwil Depdiknas :

II. HAK SISWA – SISWI

1. Setiap siswa – siswi berhak menerima pendidikan pengajaran sebagaimana mestinya sesuai dengan jadwal / kalender pendidikan yang telah ditetapkan oleh Departemen Pendidikan Nasional maupun Yayasan Pendidikan UPW.

2. Setiap siswa / siswi dapat berkonsultasi dengan Guru, Wali kelas, BP, Kepala Program Keahlian maupun Kepala sekolah.

3. Siswa – siswi berhak menyampaikan pertanyaan tentang materi pelajaran yang diterangkan oleh Guru mata pelajaran, jika merasa belum memahami keterangan yang diberikan oleh Guru tersebut.

4. Siswa – siswi berhak minta kepada Guru untuk memberikan penjelasan atau menerangkan mata pelajaran di dalam kelas.

III. KEWAJIBAN SISWA – SISWI

1. Menjunjung tinggi nilai – nilai budaya yang berdasarkan Pancasila dan Undang – Undang Dasar 1945, setiap siswa harus bertindak dan bersikap sopan serta menghormati Guru dan sesama siswa.

2. Membuat dan menjaga nama baik Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata.

3. Setiap jam pertama menjelang pelajaran dimulai dan jam terakhir menjelang pulang, siswa – siswi berdiri, berdoa dan memberi hormat kepada Guru.

4. Siswa – siswi wajib memakai seragam dan atribut sekolah sesuai dengan peraturan yang berlaku, sbb :

a. Pakaian seragam harus bersih, rapi dan tidak boleh dicoret – coret dengan spidol atau alat tulis lainnya.

b. Bahan dan model pakaian disesuaikan dengan contoh yang memberikan sekolah dan tidak dibenarkan membuat model sendiri.

c. Jadwal pemakaian seragam sekolah diatur sbb :

- Hari Senin, Rabu dan Sabtu : Putih abu – abu + dasi

- Hari Selasa dan Kamis: Seragam Khas UPW

- Hari Jumat : Putih hitam

d. Setiap hari memakai sepatu pantofel hitam bertali, kaos kaki warna putih polos minimal diatas mata kaki.

e. Kemeja / blouse harus dimasukkan ke dalam celana / rok.

f. Pakaian seragam Olah raga harus dipakai selama pelajaran Olah raga berlangsung.

g. Siswa tidak diperbolehkan memakai kemeja dan celana yang berukuran sempit dan ketat.

h. Siswa tidak dibenarkan memakai sweater atau jaket di sekolah, kecuali cuaca dingin, hujan dan sakit.

i. Siswa diwajibkan memakai Bed dan atau lokasi, tanda identitas sesuai warna khas program keahlian (Kuning)

5. Rambut

a. Rapi dan tidak diperbolehkan panjang melebihi kerah kemeja atau daun telinga serta menutupi alis mata ( Khusus untuk siswa laki -laki ).

b. Tidak boleh memakai rambut palsu ( wig ) dan mewarnai rambut dengan alasan apapun.

6. Kehadiran siswa disekolah

a. Waktu belajar :

- Pagi : Pk. 07.00 – 12.20 WIB

- Siang : Pk 12.50 – 18.00 WIB

b. Selambat-lambatnya 10 menit sebelum jam pelajaran dimulai, siswa sudah hadir disekolah.

c. Apabila keterlambatan telah melampaui batas waktu yang telah ditetapkan, yaitu 10 menit tanpa alasan yang bisa diterima, Guru piket berhak memulangkan siswa / siswi yang terlambat dengan memberikan surat pemulangan, kemudian melaporkannya kepada Wali kelas siswa tersebut.

d. Apabila seorang siswa / siswi tidak hadir disekolah (absen), maka pada hari pertama masuk sekolah harus memperlihatkan surat yang sah dari :

Orang tua / Wali murid yang menerangkan alasan ketidakhadiran siswa yang bersangkutan

Surat keterangan dokter, apabila sakit lebih dari 2 (dua) hari.

e. Apabila siswa / siswi karena sesuatu dan lain hal harus meninggalkan jam pelajaran, maka siswa / siswi yang bersangkutan harus mendapatkan persetujuan dari Kepala Sekolah melalui Guru piket, dengan mengajukan alas an yang sah / kuat dan dapat dipertanggungjawabkan.

Pada hari berikutnya wajib menyerahkan surat keterangan. Orangtua / Wali siswa yang menjelaskan hal tersebut.

f. Apabila seorang siswa / siswi merencanakan akan meninggalkan pelajaran sebelum waktunya, maka harus menunjukkan surat izin dari Orang tua terlebih dahulu untuk mendapatkan izin dari Kepala Sekolah.(diwakili oleh kepala program keahlian)

g. Apabila seorang siswa / siswi karena suatu hal tertentu tidak dapat mengikuti pelajaran / masuk sekolah selama beberapa hari Orang tua / Wali siswa harus mengajukan surat permohonan lebih dahulu.

h. Semua surat keterangan dari Orang tua dialamatkan kepada kepala program keahlian

7. Setiap siswa / siswi berkewajiban ikut serta memelihara dan menjaga keamanan, ketertiban, kebersihan dan keindahan kelasa masing – masing serta lingkungan sekolah secara keseluruhan.

8. Setiap siswa – siswi wajib menjunjung tinggi nilai kerukunan, berjiwa besar dan kebersamaan di dalam ataupun di luar lingkungan sekolah.

9. Setiap siswa – siswi wajib membawa buku paket atau pegangan siswa yang ditentukan oleh Guru mata pelajaran / sekolah. Apabila siswa tidak membawa, maka akan diberikan sanksi oleh Guru mata pelajaran / sekolah.

10. Siswa tidak diijinkan keluar masuk kelas pada saat jam pelajaran berlangsung, kecuali dipanggil oleh Kepala sekolah, Wakil kepala sekolah, kepala program

keahlian atau Guru piket.

11. Siswa – siswi wajib duduk ditempat yang telah diatur oleh wali kelas, sesuai dengan denah yang ada.

12. Siswa – siswi wajib menjaga ketenangan dan ketertiban selama jam pelajaran berlangsung, terlebih pada waktu tidak ada guru dan guru piket atau Wakil kepala sekolah, bagian kurikulum berhak untuk memperingatkan siswa / siswi yang bersangkutan.

13. Pembayaran SPP paling lambat setiap tanggal 10 ( Sepuluh ) setiap bulannya, apabila terjadi keterlambatan pembayaran. Orang tua / Wali siswa wajib datang ke sekolah untuk memberi keterangan.

14. Siswa-siswi wajib turut serta dalam mendukung upaya pengembangan Little Bank Bussines Centre Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata SMK UPW Jakarta.

15. Wajib mentaati tata tertib laboratorium.

 

IV. LARANGAN SISWA – SISWI

1. Dilarang meninggalkan sekolah selama jam sekolah , meninggalkan ruangan kelas , atau laboratorium selama pelajaran berlangsung.

2. Dilarang berada didalam kelas selama jam istirahat, kecuali alasan tertentu dengan seijin Kepala program keahlian melalui Guru piket.

3. Dilarang membawa, merokok di dalam atau di luar ruangan kelas, di pekarangan sekolah, di sekitar sekolah terlebih masih mengenakan seragam sekolah.

4. Siswa dilarang masuk / pergi ke swalayan, mall dimanapun di luar sekolah dengan memakai seragam sekolah.

5. Dilarang berpakaian yang bertentangan dengan peraturan sekolah serta bersolek dan berhias dengan memanjangkan, menwarnai kuku, rambut dengan alasan apapun yang tidak sesuai dengan siswa.

Siswa putra tidak diperbolehkan memakai anting-anting, kalung, gelang dan perhiasan lainnya.

6. Dilarang menerima tamu tanpa seijin Guru piket.

7. Dilarang membawa, menyimpan, mengedarkan, memakai obat – obatan terlarang (ganja, morfin, heroin dll) dan minum minuman keras beralkohol.

8. Dilarang membawa senjata api, senjata tajam atau sejenisnya yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan dan pelajaran sekolah.

9. Dilarang membawa, meminjamkan, mengedarkan buku – buku bacaan, gambar – gambar, film dan media lainnya yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan siswa, seni budaya nasional dan moral Pancasila.

10. Dilarang berkelahi di luar / di dalam sekolah, baik secara perorangan maupun kelompok.

11. Dilarang melakukan tindakan yang mengakibatkan kerugian dan kerusakan material milik sekolah maupun perorangan.

12. Dilarang berdiri / bermain disekitar kelas yang sedang belajar, dan menggangu siswa yang sedang mengikuti pelajaran.

13. Dilarang membentuk organisasi lain di sekolah selain OSIS, dan melakukan kegiatan extra di dalam dan di luar di sekolah tanpa seijin Kepala sekolah melalui Kepala program keahlian.

14. Dilarang mengumpulkan dana dari sesama siswa / siswi tanpa seijin Kepala sekolah. Pengumpulan dana di lingkungan sekolah harus dengan persetujuan dari Badan Pengurus Yayasan dan Komite Sekolah.

15. Dilarang mencoret – coret dinding kelas, toilet, meja, kursi dan fasilitas lainnya yang ada dilingkungan sekolah.

16. Dilarang melakukan perbuatan asusila di dalam dan di luar lingkungan sekolah.

17. Dilarang membawa permaianan dalam bentuk apapun.

18. Dilarang membawa kendaraan bermotor tanpa pemberitahuan terlebih dahulu kepada pihak sekolah.

19. Dilarang menyimpan benda berupa apapun milik SMK UPW, milik bersama kelas diluar lingkungan/ kuasa SMK UPW Jakarta.

Â

V. SANKSI

Siswa – siswi yang tidak mematuhi tata tertib tersebut di atas dikenakan sanksi sebagai berikut :

1. Siswa yang tidak mengenakan seragam (kemeja, blouse, celana / rok, sepatu, atribut dan dasi ) sesuai dengan ketentuan dan hari yang sudah ditetapkan, supaya pulang untuk mengganti pakaiannya.

2. Apabila seorang siswa/siswi, 2 (dua) kali dalam seminggu tidak Mentaati aturan pemakaian seragam sekolah, maka untuk yang kedua kalinya, siswa / siswi yang bersangkutan dipulangkan dan tidak diperkenankan mengikuti pelajaran pada hari tersebut

3. Apabila siswa terbukti mencoret – coret dinding di lingkungan sekolah, maka siswa / siswi yang bersangkutan diharuskan membersihkan / mengecat kembali.

Kalau hal itu dilakukan untuk kedua kalinya, maka dikenakan skorsing selama 3 (tiga) hari.

4. Pemberhentian sementara ( skorsing )

Pemberhentian sementara selama 1 ( satu ) hari dikenakan apabila siswa – siswi :

a. Sudah 2 ( dua ) kali mendapatkan peringatan secara lisan.

b. Terbukti membawa salah satu barang yang telah dilarang. ( lihat IV, no. 3,7,8,9 dan 17).

c. Sudah 3 ( tiga ) kali terlambat hadir di sekolah dalam seminggu, tanpa alasan yang dapat diterima oleh sekolah

d. Tidak menaati peraturan tentang rambut.

Pemberhentian sementara selama 3 ( tiga ) hari dikenakan apabila siswa – siswi :

a. Terbukti melakukan kegiatan yang bertentangan dengan tata tertib sekolah dengan menggangu kegiatan belajar mengajar.

b. Terbukti membawa rokok dan merokok di lingkungan sekolah.

c. Sudah 2 ( dua ) kali dipulangkan dan tidak diperkenankan mengikuti pelajaran sehari penuh karena melanggar ketentuan tentang pemakaian seragam sekolah.

d. Sudah 2 ( dua ) kali melanggar ketentuan tentang rambut ( pria )

Pemberhetian sementara selama 6 ( enam ) hari dikenakan apabila siswa – siswi :

a. Berkelahi secara perorangan di sekolah atau secara berkelompok/ missal dengan membawa nama sekolah didalam maupun di luar sekolah.

b. Terbukti membentuk organisasi lain selain OSIS

c. Terbukti untuk yang ke 3 ( tiga ) kalinya tidak menaati ketentuan hal rambut ( pria ).

Pemberhentian sementara selama 15 ( lima belas ) hari dikenakan apabila siswa – siswi :

a. Terbukti untuk yang ke 2 ( dua ) kalinya membawa senjata tajam.

b. Melakukan tindakan yang mengakibatkan kerusakan / kerugian milik sekolah maupun perorangan, dengan tambahan sanksi diharuskan mengganti kerusakan / kerugian yang di timbulkan.

5. Seorang siswa – siswi tidak diijinkan masuk sekolah selama yang bersangkutan masih berurusan dengan yang berwajib atau berstatus tahanan.

6. Siswa – siswi dikeluarkan dari sekolah dan dikembalikan kepada Orang tua / Wali apabila :

a. Turut terlibat atau mengerakkan / menghasut orang lain dalam perkelahian missal yang membawa nama sekolah didalam maupun diluar sekolah.

b. Melawan Guru secara fisik.

c. Seorang siswa absen selama 10 ( sepuluh ) hari berturut-turut tanpa pemberitahuan yang resmi, dan Orang tua / Wali telah dipanggil tetapi tidak dipenuhi pada hari keempat atau kesembilan.

d. Melakukan tindak pidana dan dinyatakan bersalah, dihukum oleh pihak pengadilan.

e. Membawa untuk ke 3 ( tiga ) kalinya membawa senjata tajam / sejenisnya dalam lingkungan sekolah.

f. Terbukti membawa / mengkonsumsi / mengedarkan obat-obatan terlarang, minum minuman keras / beralkohol baik di dalam lingkungan sekolah maupun di luar sekolah.

g. Terbukti untuk yang ke 3 ( tiga ) kalinya membawa senjata tajam / sejenisnya dalam lingkungan sekolah.

h. Terbukti untuk yang ke 2 ( dua ) kalinya membentuk organisasi siswa selain OSIS.

i. Telah 3 ( tiga ) kali dikenakan skorsing karena tidak mentaati peraturan.

7. Apabila seorang siswa – siswi berturut – turut selama 2 ( dua ) bulan tidak melunasi SPP, maka yang bersangkutan tidak diperkenankan mengikuti pelajaran disekolah sampai yang bersangkutan melunasi SPP nya.

8. Apabila dalam waktu 3 ( tiga ) bulan berturut – turut SPP belum dilunasi, maka yang siswa / siswi yang bersangkutan akan dikembalikan kepada Orang tua / Wali.

9. Apabila siswa melakukan tindakan yang mengakibatkan kerugian dan kerusakan material milik sekolah maupun perorangan, harus menggantinya dengan barang yang sama / senilai.

10. Siswa – siswi dilarang mengaktifkan HP / sejenisnya didalam kelas. Apabila terbukti mengaktifkan HP, maka HP akan disita oleh sekolah selama 1 ( satu ) semester.

11. Siswa – siswi boleh membawa HP. Tetapi bila terjadi kehilangan, maka hal itu diluar tanggung jawab sekolah.

12. Siswa-siswi yang melakukan upaya yang mengakibatkan kerugian/ penurunan pengembangan Little Bank Bussiness Centre SMK UPW harus mengganti dan mengupayakan pemulihan pengembangan sesuai dengan tingkat kerugian/ penurunan daya pengembangan yang telah diakibatkannya.

13. Siswa-siswi yang melanggar tata tertib laboratorium akan mendapat sanksi sesuai Sanksi Laboratorium.

VI. HUBUNGAN SMK UPW DENGAN ORANG TUA / WALI SISWA

Berdasarkan prinsip pendidikan, pendidikan adalah tanggung jawab bersama antara sekolah dan Orang tua / Wali siswa, maka sangat diharapkan kerjasama antara sekolah (Program Keahlian Usaha Perjalanan Wisata) dengan Orang tua / Wali siswa untuk menegakkan tata tertib program keahlian Usaha Perjalanan Wisata.

Kepada Orang tua / Wali siswa dimohon untuk turut serta mendorong dan mengawasi putra – putrinya untuk selalu mematuhi tata tertib .

Oleh karena itu Orang tua / Wali siswa baik diminta maupun tidak diminta oleh Program keahlian Usaha Perjalanan Wisata dapat mengadakan konsultasi dengan Guru bimbingan dan Penyuluhan ( BP ), Guru / Wali kelas, Kepala sekolah demi kepentingan anak didik / siswa yang bersangkutan.

Dalam kaitan itu, Orang tua/ Wali murid dimohon untuk memperhatikan hal- hal berikut ini :

1. Apabila ada panggilan kepada Orang tua / Wali murid mohon hadir di sekolah sesuai dengan waktu yang ditentukan oleh Kepala Sekolah (Diwakili oleh Kepala Program Keahlian)/ Wali kelas.

2. Pemanggilan Orang tua / Wali siswa, ada 3 ( tiga ) tahap panggilan yang pelaksanaanya tidak terikat kepada tahapannya, akan tetapi tergantung berat ringannya pelanggaran tata tertib sekolah oleh siswa yang bersangkutan.

Dengan demikian panggilan merupakan peringatan II atau III ( terakhir ) dapat dilakukan tanpa panggilan I dan II.

Panggilan tersebut adalah :

1. Surat panggilan I merupakan SP I ( Surat Peringatan I )

2. Surat panggilan II merupakan SP II ( Surat Peringatan II ) dan kepada siswa yang bersangkutan dapat dikenakan skorsing dari sekolah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

3. Surat panggilan III merupakan SP III ( Surat Peringatan III ) atau terakhir dan kepada siswa yang bersangkutan dapat dikenakan tindakan pengeluaran dari sekolah.

VII. PENUTUP

Hal – hal lain yang belum diatur dalam tata tertib akan diatur / ditentukan kemudian berupa pengumuman lisan atau tertulis.

Negara Terkaya Di Dunia Yang Luput Dari Perhatian Dunia


Banyak sebenarnya yang tidak tahu dimanakah negara terkaya di planet bumi ini, ada yang mengatakan Amerika, ada juga yang mengatakan negera-negara di timur tengah. tidak salah sebenarnya, contohnya amerika. negara super power itu memiliki tingkat kemajuan teknologi yang hanya bisa disaingi segelintir negara, contoh lain lagi adalah negara-negara di timur tengah.
Rata-rata negara yang tertutup gurun pasir dan cuaca yang menyengat itu mengandung jutaan barrel minyak yang siap untuk diolah. tapi itu semua belum cukup untuk menyamai negara yang satu ini. bahkan Amerika, Negara-negara timur tengah serta Uni Eropa-pun tak mampu menyamainya.
dan inilah negara terkaya di planet bumi yang luput dari perhatian warga bumi lainya. warga negara ini pastilah bangga jika mereka tahu. tapi sayangnya mereka tidak sadar “berdiri di atas berlian” langsung saja kita lihat profil negaranya.

Wooww… Apa yang terjadi? apakah penulis (saya) salah? tapi dengan tegas saya nyatakan bahwa negara itulah sebagai negara terkaya di dunia. tapi bukankah negara itu sedang dalam kondisi terpuruk? hutang dimana-mana, kemiskinan, korupsi yang meraja lela, kondisi moral bangsa yang kian menurun serta masalah-masalah lain yang sedang menyelimuti negara itu.
baiklah mari kita urai semuanya satu persatu sehingga kita bisa melihat kekayaan negara ini sesungguhnya.
1. Negara ini punya pertambangan emas terbesar dengan kualitas emas terbaik di dunia. namanya PT Freeport.

Apa saja kandungan yang di tambang di Freeport? ketika pertambangan ini dibuka hingga sekarang, pertambangan ini telah mengasilkan 7,3 JUTA ton tembaga dan 724,7 JUTA ton emas. saya (penulis= suranegara) mencoba meng-Uangkan jumlah tersebut dengan harga per gram emas sekarang, saya anggap Rp. 300.000. dikali 724,7 JUTA ton emas/ 724.700.000.000.000 Gram dikali Rp 300.000. = Rp.217.410.000.000.000.000.000 Rupiah!!!!! ada yang bisa bantu saya cara baca nilai tersebut? itu hanya emas belum lagi tembaga serta bahan mineral lain-nya.
lalu siapa yang mengelola pertambangan ini? bukan negara ini tapi AMERIKA! prosentasenya adalah 1% untuk negara pemilik tanah dan 99% untuk amerika sebagai negara yang memiliki teknologi untuk melakukan pertambangan disana. bahkan ketika emas dan tembaga disana mulai menipis ternyata dibawah lapisan emas dan tembaga tepatnya di kedalaman 400 meter ditemukan kandungan mineral yang harganya 100 kali lebih mahal dari pada emas, ya.. dialah URANIUM! bahan baku pembuatan bahan bakar nuklir itu ditemukan disana. belum jelas jumlah kandungan uranium yang ditemukan disana, tapi kabar terakhir yang beredar menurut para ahli kandungan uranium disana cukup untuk membuat pembangkit listrik Nuklir dengan tenaga yang dapat menerangi seluruh bumi hanya dengan kandungan uranium disana. Freeport banyak berjasa bagi segelintir pejabat negeri ini, para jenderal dan juga para politisi busuk, yang bisa menikmati hidup dengan bergelimang harta dengan memiskinkan bangsa ini. Mereka ini tidak lebih baik daripada seekor lintah!
2. Negara ini punya cadangan gas alam TERBESAR DI DUNIA! tepatnya di Blok Natuna.
Berapa kandungan gas di blok natuna? Blok Natuna D Alpha memiliki cadangan gas hingga 202 TRILIUN kaki kubik!! dan masih banyak Blok-Blok penghasil tambang dan minyak seperti Blok Cepu dll. DIKELOLA SIAPA? EXXON MOBIL! dibantu sama Pertamina
3. Negara ini punya Hutan Tropis terbesar di dunia. hutan tropis ini memiliki luas 39.549.447 Hektar, dengan keanekaragaman hayati dan plasmanutfah terlengkap di dunia.
letaknya di pulau sumatra, kalimantan dan sulawesi. sebenarnya jika negara ini menginginkan kiamat sangat mudah saja buat mereka. tebang saja semua pohon di hutan itu makan bumi pasti kiamat. karena bumi ini sangat tergantung sekali dengan hutan tropis ini untuk menjaga keseimbangan iklim karena hutan hujan amazon tak cukup kuat untuk menyeimbangkan iklim bumi. dan sekarang mereka sedikit demi sediki telah mengkancurkanya hanya untuk segelintir orang yang punya uang untuk perkebunan dan lapangan Golf. sungguh sangat ironis sekali.
4. Negara ini punya Lautan terluas di dunia. dikelilingi dua samudra, yaitu Pasific dan Hindia hingga tidak heran memiliki jutaan spesies ikan yang tidak dimiliki negara lain.

Saking kaya-nya laut negara ini sampai-sampai negara lain pun ikut memanen ikan di lautan negara ini.
5. Negara ini punya jumlah penduduk terbesar ke 4 didunia. dengan jumlah penduduk segitu harusnya banyak orang-orang pintar yang telah dihasilkan negara ini, tapi pemerintah menelantarkan mereka-mereka. sebagai sifat manusia yang ingin bertahan hidup tentu saja mereka ingin di hargai. jalan lainya adalah keluar dari negara ini dan memilih membela negara lain yang bisa menganggap mereka dengan nilai yang pantas.
6. Negara ini memiliki tanah yang sangat subur. karena memiliki banyak gunung berapi yang aktif menjadikan tanah di negara ini sangat subur terlebih lagi negara ini dilintasi garis katulistiwa yang banyak terdapat sinar matahari dan hujan.
Jika dibandingkan dengan negara-negara timur tengah yang memiliki minyak yang sangat melimpah negara ini tentu saja jauh lebih kaya. coba kita semua bayangkan karena hasil mineral itu tak bisa diperbaharui dengan cepat. dan ketika seluruh minyak mereka telah habis maka mereka akan menjadi negara yang miskin karena mereka tidak memiliki tanah sesubur negara ini yang bisa ditanami apapun juga. bahkan tongkat kayu dan batu jadi tanaman.
7. Negara ini punya pemandangan yang sangat eksotis dan lagi-lagi tak ada negara yang bisa menyamainya. dari puncak gunung hingga ke dasar laut bisa kita temui di negara ini.
Negara ini sangat amat kaya sekali, tak ada bangsa atau negara lain sekaya INDONESIA! tapi apa yang terjadi?
dialah INDONESIA!
untuk EXXON MOBIL OIL, FREEPORT, SHELL, PETRONAS dan semua PEJABAT NEGARA yang menjual kekayaan Bangsa untuk keuntungan negara asing, diucapkan TERIMA KASIH.
Sebuah cerita mungkin akan bisa menggambarkan indonesia saat ini silahkan disimak.
Judulnya Ketika Tuhan Menciptakan Indonesia
Suatu hari Tuhan tersenyum puas melihat sebuah planet yang baru saja diciptakan- Nya. Malaikat pun bertanya, “Apa yang baru saja Engkau ciptakan, Tuhan?” “Lihatlah, Aku baru saja menciptakan sebuah planet biru yang bernama Bumi,” kata Tuhan sambil menambahkan beberapa awan di atas daerah hutan hujan Amazon. Tuhan melanjutkan, “Ini akan menjadi planet yang luar biasa dari yang pernah Aku ciptakan. Di planet baru ini, segalanya akan terjadi secara seimbang”.
Lalu Tuhan menjelaskan kepada malaikat tentang Benua Eropa. Di Eropa sebelah utara, Tuhan menciptakan tanah yang penuh peluang dan menyenangkan seperti Inggris, Skotlandia dan Perancis. Tetapi di daerah itu, Tuhan juga menciptakan hawa dingin yang menusuk tulang.
Di Eropa bagian selatan, Tuhan menciptakan masyarakat yang agak miskin, seperti Spanyol dan Portugal, tetapi banyak sinar matahari dan hangat serta pemandangan eksotis di Selat Gibraltar.
Lalu malaikat menunjuk sebuah kepulauan sambil berseru, “Lalu daerah apakah itu Tuhan?” “O, itu,” kata Tuhan, “itu Indonesia. Negara yang sangat kaya dan sangat cantik di planet bumi. Ada jutaan flora dan fauna yang telah Aku ciptakan di sana. Ada jutaan ikan segar di laut yang siap panen. Banyak sinar matahari dan hujan. Penduduknya Ku ciptakan ramah tamah,suka menolong dan berkebudayaan yang beraneka warna. Mereka pekerja keras, siap hidup sederhana dan bersahaja serta mencintai seni.”
Dengan terheran-heran, malaikat pun protes, “Lho, katanya tadi setiap negara akan diciptakan dengan keseimbangan. Kok Indonesia baik-baik semua. Lalu dimana letak keseimbangannya? “
Tuhan pun menjawab dalam bahasa Inggris, “Wait, until you see the idiots I put in the government.” (tunggu sampai Saya menaruh ‘idiot2′ di pemerintahannya)
Dan untuk rasa terima kasih untuk Kemerdekaan Indonesia yang ke 65 tahun, kami pemuda-pemudi Indonesia memberikan penghargaan sebesar-besarnya kepada pejuang yang telah mengorbankan darah dan air mata mereka untuk bangsa yang tidak tahu terima kasih ini.
“Indonesia tanah air beta
disana tempat lahir beta,
dibuai dibesarkan bunda,
Tempat berlindung di hari Tua…
HIngga nanti menutup mata”

HIDUPLAH INDONESIA RAYA!!
Memperingati HUT RI ke 65 Tahun
17 Agustus 1945 – 17 Agustus 2010
MERDEKA….!!!
source:http://ruangberita.com/negara-terkaya-di-dunia-yang-luput-dari-perhatian-dunia/

tugas upw x, 4 Aug 2010


Assalamualaikum, wrwb,
perhatian X upw yang baik,
Besok, hari rabu, saya tidak masuk, karena ada raker di puncak dan saya sudah menitipkan oleh-oleh untuk kalian semua via MzDew saya mengaharapkan kerjasama kalian untuk mengerjakan tugas yang saya berikan sebagai pre-test common core yang berhubungan dengan kegiatan kalian di tour, dimana apa yang akan kalian lakukan besok juga menyentuh kompetensi yang akan kita bahas, salah satunya adalah:

• Bekerja dalam lingkungan sosial yang berbeda
• Menghadapi situasi konflik
• Bekerjasama dengan kolega.

Secara garis besar permainannya, adalah sebagai berikut.
dari total siswa dibagi menjadi 3 kel besar obyek wisata (untuk buat paper & presentasi jadi kel. kecil 5-6 orang saja…..(nanti akan dibagi oleh MzDew)
dan masing2 kelompok pada jam pelajaran saya langsung menuju obyek wisata yang telah ditentukan oleh MzDew.
seterusnya apa saja yang kalian lakukan di obyek tsb.

Bab 1: GENERAL INFORMATION
berisikan data informasi umum tentang obyek wisata tersebut, seperti sejarah gedung, asal mula kegunaan gedung tsb, siapa yang meresmikan, luas obyek, ciri khas yang menjadi pembeda dengan yang lain, struktur organisasi, pengelola, tarif masukobyek wisata. dll (dapat ditambahkan semua informasi umum mengenai gedung tsb).

Bab 2: FASILITAS OBYEK
berisikan fasilitas2 yang tersedia diobyek wisata tersebut, seperti theater/jika ada, toilet, tempat sampah, guide services, ruang uks, dll.

Bab 3:KOLEKSI OBYEK
Berisikan tentang koleksi2 yang dimiliki oleh obyek tersebut, disertai informasi yang jelas dan menarik tentang obyek tsb, disertai gambar yang menarik, serta harus mempunyai 1 atau 2 koleksi unggulan yang berbeda dan terunik yang membedakan dengan obyek lain.

Bab 4: KESIMPULAN &SARAN
Dalam kesimpulan; berisikan analisis tentang obyek tersebut,dimana kalian membuatkan tanggapan mengenai kelebihan2 obyek (strenght) tersebut, kesempatan2 apa yang bisa dicapai obyek ini untuk lebih maju lagi (opportunity) dan kelemahan-kelemahan apa saja yang dimiliki (weakness). masing2 dibuatkan minimal 3 point.
Saran; berisikan tentang saran2 yang dapat diberikan untuk obyek tersebut agar lebih banyak pengunjung, lebih update, lebih modern (Threatness) supaya lebih bersaing dengan obyek yang lain/sejenis.
(demi mencapai hal tersebut diharapkan kalian bekerjasama dan berhubungan dengan kakak kelas yang masih ada diobyek tersebut, minimal 35 halaman, dikerjakan secara berkelompok 5 – 6 orang, dan juga dibuatkan program POWERPOINTnya untuk nanti kalian presentasikan di depan kelas per kelompok).
Tugas harus dikumpulkan dan dipresentasikan mulai rabu depan (semua kelompok, dalam 20 menit presentasi).

Selamat bekerja dan bekerja keras anak-anakku, jika ada hal yang kurang jelas hub sy segera, saya yakin kalian semua mampu….
Wassalam wrwb,
dudi

Lomba Foto Sadar Wisata 2010


Lomba Foto Sadar Wisata 2010
Tema : Sadar Wisata

Memperebutkan hadiah
Juara I : Rp 10 juta + Trophy Menteri + Piagam
Juara II : Rp 7,5 juta + Trophy Menteri + Piagam
Juara III : Rp 5 juta + Trophy Menteri + Piagam
Harapan I : Rp 3 juta + piagam
Harapan II : Rp 2 juta + piagam
Harapan III : Rp 1 juta + piagam
Door Prize : Rp 3 juta
Juri
Arbain Rambey - Ahli Fotografi (Kompas)
Sigit Pramono - Ahli Fotografi
Darwis Triadi - Ahli Fotografi
Erwin Nurdin - Pemerhati Fotografi
Bambang Wijanarko - Ahli Fotografi
Ketentuan Lomba Umum
1. Tidak dipungut biaya dan Terbuka untuk umum (Panitia dan Dewan Juri tidak diperkenankan mengikuti lomba)
2. Foto yang diperlombakan harus mengangkat salah satu atau lebih unsur dari Sapta Pesona, yaitu: Aman, Tertib, Bersih, Sejuk, Indah, Ramah, & Kenangan
3. Jumlah foto peserta dibatasi maksimal 5 foto
4. Foto merupakan milik pribadi (bukan karya orang lain), dan belum pernah diikutsertakan dalam lomba.
5. Rekayasa digital diizinkan sebatas sama dengan yang biasa dilakukan dalam kamar gelap fotografi film
6. Lokasi obyek pengambilan foto di wilayah Destinasi Pariwisata seluruh Indonesia
Pengiriman
1. Foto cetak ukuran sisi panjang minimum 30 cm dan menyerahkan file digital dengan sisi panjang minimum 3000 pixel disimpan dalam format JPG medium (minimum skala 6) dalam bentuk CD. Format nama file digital: namapeserta_judul_lokasipemotretran. Foto digital harus masih mengandung EXIF. Untuk foto yang dibuat dengan film harus menyertakan klise asli.
2. Dibalik foto harus dilekatkan kertas yang memuat data: Judul foto; Nama dan Alamat pemotret; No. Telp dan Hp, Peristiwa dan lokasi foto dan data teknis.
3. Semua karya foto dimasukkan ke dalam amplop tertutup dan di sudut kiri atas amplop ditulis Lomba Foto Sadar Wisata 2010
4. Foto dapat diantar langsung pada hari kerja atau dikirim ke Sekretariat Panitia Lomba, selambat-lambatnya di terima panitia tanggal 10 Juli 2010
Penilaian
1. Foto yang masuk akan dinilai oleh Dewan Juri pada tanggal 16 Juli 2010
2. Panitia berhak mendiskualifikasi peserta sebelum dan sesudah penjurian apabila dianggap melakukan kecurangan
3. Keputusan Dewan Juri sah dan tidak dapat diganggu gugat
Kriteria Rekayasa Digital
1. Dodging dan burning diperbolehkan seminimal mungkin
2. Penggunaan teknik ruang gelap digital hanya untuk membantu mengatur kisaran tone dinamis dari sebuah foto agar mendekati kenyataan.
3. Solarized, mezo-tinted, duo tone dan sejenisnya tidak diperbolehkan.
4. Pemotongan (cropping) diperbolehkan.
5. Tidak diperkenankan mengirimkan gambar berupa kombinasi lebih dari satu foto atau menghilangkan atau merubah elemen-elemen dalam satu foto.
Pemenang
1. Foto pemenang lomba akan dipamerkan tanggal 30, 31 Juli dan 1 Agustus 2010 dan nama pemenang serta penyerahan hadiah dilakukan pada hari terakhir pameran.
2. 100 karya foto nominasi akan dipamerkan.
3. Semua foto pemenang lomba menjadi milik Panitia dan Panitia berhak menggunakan sebagai bahan publikasi pariwisata, tanpa harus meminta izin terlebih dahulu.
Lain-lain
1. Panitia akan melakukan segala tindakan yang diperlukan untuk melindungi karya peserta, namun Panitia tidak bertanggung jawab atas kerusakan atau kehilangan yang timbul selama pengiriman dan pameran
2. Informasi lebih lanjut dapat dilihat di website ini.
Sekretariat Panitia Lomba Foto Sadar Wisata 2010
Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata
Jl. Medan Merdeka Barat no.17 Jakarta 10110
Gedung Sapta Pesona Lt. 4

Sumber: http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5534

Kunjungan Wisman Maret 2010 Sebesar 594.242, Naik 16,22%


Kunjungan Wisman Maret 2010 Sebesar 594.242, Naik 16,22%
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Maret 2010 sebesar 594.242 atau naik 16, 22 % dibandingkan bulan yang sama 2009 yang mencapai 511.314 kunjungan, demikian keterangan Pusat Informasi dan Humas Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) di Gedung Sapta Pesona Jakarta, Senin(3/5/2010).
Kenaikan kunjungan wisman pada Maret 2010 sebesar 16,22% tersebut antara lain karena adanya kenaikan pada dua belas pintu masuk utama, yakni; Bandara Ngurah Rai sebanyak 191.125 kunjungan atau naik 13,74%, Soekarno-Hatta (1183.449 kunjungan) naik 50,74%, Tanjung Uban (27.100 kunjungan) naik 9,50%, Polonia Medan ( 14.000) naik 2,81 %, Juanda (14.455 kunjungan) naik 10,67%, Husein Sastranegara (7.155 kunjungan) naik 26,61%, Tanjung Priok (5.271 kunjungan) naik 6,33%, Adi Sucipto (4.467 kunjungan) naik 40,25%, Adi Sumarmo (2.117 kunjungan) naik 61,23%, Entikong (1.873 kunjungan) naik 0,75%, Selaparang (1.293 kunjungan) naik 36,25%, dan Sepinggan (1.254 kunjungan ) naik 34,98%.
Sedangkan tujuh pintu masuk utama pada Maret 2010 yang mengalami penurunan adalah Batam (81.732 kunjungan ) turun -6,22%, Tanjung Balai Karimun (9.446 kunjungan) turun -5,26%, Tanjung Pinang (7.731 kunjungan) turun -21,65%, Minangkabau (2.350 kunjungan) turun -48,88%, Sultan Syarif Kasim II (1.319 kunjungan) turun -22,91%, Sam Ratulangi (1.602 kunjungan) turun-29,55%, dan Makassar (1.080 Kunjungan) turun -48,03%. Sementara kunjungan wisman melalui pintu lainnya mengalami kenaikan sebesar 5,24% dari 33,658 kunjungan Maret 2009 menjadi 35.423 kunjungan pada Maret 2010.
Secara kumulatif jumlah kunjungan wisman pada tiga bulan pertama Januari-Maret 2010 sebanyak 1.611.176 kunjungan atau mengalami kenaikan 14,59% dibandingkan periode yang sama tahun lalu sebanyak 1.406.034 kunjungan. (Pusformas)

http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5534

Tertinggi, kunjungan tourist malaysia


Tertinggi, Kunjungan Turis Malaysia
Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) berkebangsaan Malaysia ke Indonesia dalam tiga bulan pertama Januari-Maret 2010 mencapai 256.468 wisman atau tertinggi di antara 12 negara sebagai pasar utama pariwisata .
Pusat Informasi dan Humas , Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) menyebutkan, dari 12 negara sebagai pasar utama pariwisata Indonesia , 4 negara di antaranya yakni Malaysia, Singapura, Cina, dan Australia merupakan kontribusi terbesar. Malaysia menempati urutan teratas dengan jumlah kunjungan wisman ke Indonesia sebanyak 256.468 wisman, Singapura 251.595 wisman, Australia 142.654 wisman, dan Cina sebanyak 112.042 wisman.
Kunjungan wisman Malaysia sebagian besar melalui pintu masuk Soekarno-Hatta (102.681 wisman), Batam (30.369), dan Ngurah Rai (27.549 wisman), dan Polonia Medan (24.771 wisman). Sedangkan sebagian masuk melalui 15 pintu lainnya seperti Husein Santranegara Bandung dan Tanjung Balai Karium Kep. Riau masing-masing sebanyak 17.571 dan 15.680 wisman.
Gencarnya promosi pariwisata Indonesia menjadi salah satu yang menyebabkan tingginya kunjungan wisman Malaysia pada tiga bulan pertama ini. Pada bulan Maret 2010 lalu, misalnya, Kementerian Kebudayaan dan Pariwisata (Kemenbudpar) memfasilitasi 100 sellers (hotel, airlines, dan travel agent) dari DKI Jakarta, Bandung, Semarang, Solo, Yogyakarta, Surabaya, Bali, Lombok, Medan, Padang, Makassar, Kep.Riau, Kaltim, dan Jambi ikut berpameran di bursa Matta International Travel Fair. Dari bursa tersebut industri pariwisata Indonesia memperoleh transaksi sebanyak 8.000 pax yang diharapkan akan terealisir pada musim liburan pada pertengahan tahun ini.
Pelaku bisnis pariwisata Indonesia aktif mengikuti pameran di Matta International Travel Fair yang diselenggarakan oleh Malaysian Association of Tour & Travel Agents yang secara rutin menyelenggaqran MATTA Fair setiap Maret, Juni, Juli, Agustus, dan September. (Pusformas,http://www.budpar.go.id/page.php?ic=511&id=5534)

Pariwisata sebagi ilmu


Pariwisata, Akhirnya Diakui Sebagai Ilmu
Monday, June 02, 2008 (01:53:56)

Posted by administrator
Pengembangan pariwisata Indonesia selama ini bisa disebut sebagai “tak ada landasan akademis” yang kuat atau dibangun dengan ”tanpa ilmu”. Akibatnya, kebijakan pariwisata sudah pasti disetir birokrat yang notabene tak memiliki dasar pengetahuan pariwisata yang mumpuni. Tak banyak orang yang menyadari, ternyata sebelumnya pariwisata hanya dianggap sebelah mata dan bahkan tak diakui sebagai disiplin ilmu mandiri. Ini bisa menjelaskan, kenapa kualitas pengelolaan pariwisata tak sensitif terhadap pengembangan dan inovasi. Stagnan, malah makin rusak.

“Kami senang karena perjuangan panjang kami terkabul, tahun ini kami sudah bisa membuka S1 Pariwisata karena pariwisata sudah diakui sebagai ilmu mandiri,” begitu kata Ketua Sekolah Tinggi Pariwisata (STP) Bandung Upiek Haeryah Sadkar saat dikunjungi di kantornya.

Kegembiraan itu pantas dirayakan karena perjuangan mereka sudah lama. Lemahnya bangsa ini dalam mengelola aset dan potensi pariwisata ternyata juga didukung fakta masih sedikit sumber daya manusia (SDM) yang terlatih dan mengerti benar soal pariwisata.

Dari sisi akademik, ilmu pariwisata di Indonesia baru diakui sebagai satu disiplin ilmu mandiri sejak 31 Maret 2008. “Kami pernah mengajukan S1 Pariwisata tahun 1998, perguran tinggi lain ada yang mengajukan sejak 1980 tapi waktu itu ditolak karena pariwisata dianggap bukan ilmu mandiri,” kata Upiek.

Akhirnya, sebagai “pelipur lara”, STP Bandung berhasil mendirikan S2 namun di bawah rumpun ilmu lain yaitu manajemen dengan gelar Magister Manajemen Pariwisata (MMPar). Program S1 untuk Sarjana Pariwisata (SPar) belum bisa dibuka tahun itu.

Iklim berfikir pun berubah seiring meningkatnya kebutuhan tenaga ahli di bidang pariwisata. Tentu saja keberhasilan itu disambut gembira kalangan perguruan tinggi yang selama ini hanya menggelar program diploma (DI – DIV) pariwisata.

Tapi, berkat ”reformasi” itu, mulai tahun akademik 2008/2009 STP Bandung sudah menerima mahasiswa baru S1 Studi Destinasi Pariwisata, S1 Studi Industri Perjalanan Wisata, dan S1 Studi Akomodasi dan Katering. STP Bali juga akan membuka S1 Pariwisata.

STP Bandung dan STP Bali, juga STP Makassar dan STP Medan, merupakan institusi pendidikan yang bernaung di bawah Departemen Kebudayaan dan Pariwisata. Setelah STP ini, diperkirakan perguruan tinggi lain baik negeri maupun swasta akan menyusul membuka program S1 Pariwisata.
Sejak 1985

Anggota dan Sekretaris Tim IX Penyusunan Naskah Akademik Pariwisata Sebagai Ilmu Mandiri, yang juga Pembantu Ketua Bidang Akademik Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Kusmayadi, mengatakan perjuangan itu dilakukan sejak 1985. “Tahun 2006 perjuangan digiatkan lagi saat STP Trisakti jadi sekretariat Hildiktipari,” katanya.

Maka, tanggal 31 Maret 2008, keluarlah surat izin dari Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional untuk membuka S1 Pariwisata di STP Bandung dan STP Bali. Sejak itu kalangan pelaku pariwisata menganggapnya sebagai sinyal pengakuan dari pemerintah. “Sejak tanggal itu, pemerintah mengakui pariwisata sebagai ilmu mandiri,” kata Kusmayadi.

Hildiktipari atau Himpunan Lembaga Pendidikan Tinggi Pariwisata Indonesia merupakan wadah komunikasi perguruan tinggi pariwisata. Saat ini mereka terus mensosialisasikan ilmu pariwisata sebagi disiplin ilmu mandiri. Dalam situsnya http://www.hildiktipari.org, mengungkapkan empat hal mengapa pariwisata layak menjadi ilmu mandiri.

Pertama, peran penting pariwisata yang meliputi sosial, ekonomi, budaya, dan lingkungan yang ke depannya akan semakin besar dan menjadi industri besar di dunia. Kedua, dari prespektif filsafat, pariwisata memiliki basis yang kuat sebagai ilmu mandiri karena syarat-syarat ontologis, epistemologis dan aksiologis sudah dipenuhi.

Ketiga, pengalaman sejarah menunjukan kelahiran suatu cabang ilmu yang baru selalu diwarnai pro-kontra. Keempat, untuk mengembangkan pariwisata tidak cukup pendidikan vokasional yang sudah ada saat ini karenanya memerlukan pendidikan yang bersifat akademik dan profesi.

“Kalau dari diploma, SDM yang dihasilkan belum untuk pemikir, peneliti, birokrat, dan teknokrat. Kita butuh perencana untuk menciptakan atraksi. Kita butuh pemikir yang bisa menciptakan inovasi, ” kata Kusmayadi.

”Yang utama, dengan diakuinya pariwisata sebagai ilmu mandiri adalah menjaga keberlanjutan pengembangan pariwisata itu sendiri atau sustainable tourism development,” kata Kusmayadi.
Perjalanan ”pariwisata”

Prof Dr IG Pitana MSc, Guru Besar Pariwisata Universitas Udayana yang juga Direktur Promosi Luar Negeri, Ditjen Pemasaran, Departemen Kebudayaan dan Pariwisata RI, mengatakan pengakuan secara formal terhadap pariwisata sebagai ilmu mandiri di Indonesia merupakan hasil kerja keras seluruh pemangku kepentingan pariwisata.

Ilmu pariwisata dirumuskan sebagai “ilmu yang mempelajari teori-teori dan praktek-praktek tentang perjalanan wisatawan, aktivitas masyarakat yang memfasilitasi perjalanan wisatawan, dan berbagai implikasinya”.

”Wacana tentang keilmuan parwisata di Indonesia dilontarkan pertama kali oleh Nyoman S Pendit lewat tulisannya di Bali Post, 23 Maret 1983. Selanjutnya tahun 1985 diadakan seminar keilmuan pariwisata di Universitas Udayana, Bali, dengan menghadirkan ilmuwan dari berbagai disiplin ilmu,” papar Pitana dalam orasi ilmiah Dies Natalis ke-39 Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti, Senin (2/6) di Jakarta.

Namun pariwisata saat itu tetap hanya dijadikan sebagai objek kajian ilmu-ilmu yang telah mapan. Usaha Universitas Udayana, STP Bandung, dan beberapa universitas, institut, dan sekolah tinggi lainnya untuk membuka Program S1 Pariwisata selalu dimentahkan dengan alasan utama “karena pariwisata bukan sebagai suatu disiplin ilmu”.

”Tidak diakuinya Pariwisata sebagai ilmu, berimbas terhadap statisnya pengembangan sumber daya manusia pariwisata Indonesia karena lembaga pendidikan tinginya tidak ada yang mencetak calon tenaga pemikir, peneliti, perencana kebijakan, dan sebagainya,” paparnya.

Masih menurut Pitana, SDM pariwisata di tingkat tenaga teknis dan profesional, memang berkualitas tinggi dan diperebutkan pasar tenaga kerja pariwisata dunia. Bahkan World Economic Forum dalam The Travel and Tourism Competitiveness Report 2008, menempatkan daya saing SDM pariwisata Indonesia peringkat ke 34 dari 130 negara.

”Namun demikian, daya saing pariwisata Indonesia secara keseluruhan tetap rendah, yaitu peringkat ke-80 dunia karena tidak berkembangnya pilar-pilar daya saing lainnya. Banyak pilar-pilar tersebut memerlukan penanganan dari SDM yang mempunyai kualifikasi di bidang pariwisata secara akademis,” katanya.

Diakuinya pariwisata sebagai bidang ilmu mandiri, kata Pitana, bukanlah akhir dari perjuangan namun justru sebuah awal bagi perjuangan baru. ”Seluruh stakeholder pariwisata harus terus membangun opini keilmuan pariwisata serta mengembangkan keilmuan dalam berbagai aspeknya, termasuk publikasi berbagai hasil penelitian,” paparnya. (Amir Sodikin)
Sumber: http://www.jurnalisme.org/News/print/sid=183.html

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.