SULAWESI TENGAH

Sulawesi Tengah

B. OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA

1. danau poso

merupakan danau terbesar di Sulawesi tengah dengan luas ± 32.320 ha. memiliki beberapa antraksi alamiah yang menarik, antara lain : hutan anggrek bancea, pemandian alam matiandano, pantai pasir putih tandobone, goa pamona serta penangkapan ikan spesifik segili secara tradisional secara tradisional.

2. kulawi

kulawi adalah daerah cagar buaday dengan panorama yang indah dan beriklim sejuk terletak 72 km dari palu. disini masih banyak terdapat kehidupan asli Sulawesi tengah.

3. lore – lindu

lore lindu merupkan areal kawasan taman nasional yang terletak di kabupaten donggala dan kabupaten poso. Kawasan ini dapat dilakukan kegiatan : Penelitian, Camping, Hiking, Naik kuda. Menyaksikan peninggalan sejara/purbakala. Menyaksikan upacara adat,keagamaan dan lain-lain

4. towale

objek wisata in terdapat di desa Towale Kabupaten Donggala,44 km dari palu dimana lokasi ini terdapat Goa laut di atas gunung, antara pantai berpasir putih. Di tengah laut terdapat sebuah gunung karang kecil (+ 15 menit dengan motorboat) dari pantai. disekitar tempat ni terdapat taman laut dengan beraneka ragam jenis ikan, sehingga sangat cocok untuk snorkeling dan diving. tempat ini telah dua kali dikunjungi oleh kapal “World Discovery”dan”seattle America” pada tahun 1990 dan 1991.

5. tanjung karang

lokasi tanjung karang dapat ditempuh dengan kendaraan beroda empat; 34 km  dari palu. objek wisata ini mempunyai pantai yang berpasir putih dimana  terdapat coral yang berwarna warni serta berbagai jenis ikan yang langka. tempat ini sangat cocok untuk snorkeling dan diving.

6. Air  Terjun Tamanggu Indah

Terdapat di desa Bomba kecamatan Travaeli 45 km dari kota Palu dapat dijangkau dengan kendaraan beroda empat. Air terjun ini betingkat 12 dengan panorama alam yang indah dan sejuk. Menurut legenda rakyat, bahwa tempat ini adalah tempat peristirahatan raja – raja dan juga tempat berburu.

7. Pantai Tumbelaka

Terletak 7 km dari kota Palu. Objek wisata ini banyak dikunjungi setiap hari libur karena letaknya tidak jauh dari kota Palu dimana tempat ini baik untuk mandi dan bersampan.

8. Air Panas Bora

Terdapat di desa Bora Kecamatan Sigi Biromaru, 20 km dari kota Palu. Dari celah – celah gunung mengalir sumber air panas dengan pemandangan indah, untuk mencapai objek wisata ini kita akan melewati desa – desa tradisional.

9. Kebun Kopi

Terdapat diketinggian sekitar 700 m dari permukaan laut, merupakan tempat peristirahatan dimana tersedia akomodasi. Di lokasi yang sejuk dan nyaman ini kita dapat menikmati sunset.

10. Pantai Enu

Pantai Enu terletak 40 km dari Palu dapat dijangkau dengan kendaraan beroda empat, tempatnya sejuk dan nyaman  karena jauh dari perumahan penduduk, pantainya berpasir putih sehingga sangat cocok  untuk mandi dan snorkeling.

11. Pantai Nalera

Terletak di desa marantale, kecamatan ampibabo, Pantainya berpasir putih dan halus, bila airnya surut, kolam alam terbentuk secara jelas yang dikelilingi oleh karang  yang berwarna warni sehingga bagi mereka yang senang dengan taman laut dapat mengunjungi objek wisata ini. karena pantainya berdekatan dengan gunung sehingga menambah menikmati matahari terbit (sun rise) yang muncul perlahan-lahan dari permukaan laut

12. Air Terjun Likunggavali

Terdapat di Desa Marantale, Kecamatan Ampibabo, dapat dicapai dengan mobil . objek ini adalah salah satu tempat air terjun yang menyerupai sebuah wajan sehingga penduduk setempat menamakannya “likunggavali” airnya yang tidak terlalu besar, sehingga memudahkan bagi mereka yang senang akan keindahan alam yang masih asli untuk berjalan-jalan ke dalam hutan di sebelah kanan air terjun danterdapat tebing yang curam + 200m cocok untuk “Mountainering” atau panjat tebing. ditempat ini dapat dinikmati sunrise yang muncul dari permukaan laut (Teluk Tomini)

13. Pemandian Mantikole

terletak 25km dari kota palu, dapat panorama yang mempesona dan beriklim sejuk serta terdapat air panas dimana terdapat pemandian Air panas dan Air Dingin.

14.Museum Negeri Sulawesi Tengah

Terletak di jalan sapiri palu, dapat di jangkau dengan segala jenis kendaraan. Didalam museum ini terdapat peninggal sejarah dan koleksi benda purbakala

15. Tentena

tentena adalah sebuah kota di utara danau poso, kota ini merupakan pusat kawasan wisata yang mempunyai perkembangan yang cukup pesat, udara kota yang sejuk, dengan panorama alam pegunungan dan Danau yang indah sehingga menjadikan Tentena sangat cocok untuk kota peistirahatan. Tempat ini sudah memiliki fasilitas yang cukup dan lengkap yaitu fasilitas akomodasi, rekreasi, keagamaan, pemerintah dan jaringan transportasi darat, air, dan udara. Kegiatan kepariwisataan di Danau Poso dan Tentena khususnya semakin berkembang sejak diadakannya “ Festival Danau Poso I “ tahun 1989 yang telah masuk Calender of Event sebagai Major Event pada setiap bulan Agustus.

16. Bancea

Bancea terletak disebelah barat Danau Poso. Bancea merupakan salah satu tanjung yang mempunyai pantai ppasir putih yang landai dan jernih airnya. Di daerah ini terdapat suaka alam yang luasnya 5.000 ha didalam suaka tersebut terdapat 55 jenis anggrek alam dan beberapa jenis diantaranya tergolong langka. Bancea berpotensi aktifitas wisata pemandangan, trekking, dan berenang. Jenis – jenis kegiatan yang akan dikembangkan di kawasan Danau Poso untuk dijadikan suatu paket wisata alam menjadi suatu bagian dalam rancangan pengembangan kawasan. Kegiatan wisata tersebuat adalah :

–          Wisata dan Olah raga air

–          Lintas alam

–          Berkemah

–          Bersepeda

–          Arkeologi

–          Wisata air luncur dan terjun yang berada di Sulawesi dan Saluopa

–          Rekeasi Pantai

–          Kesenian, dan tari – tarian dan upacara adat.

17. Pendolo

Pendolo adalah sebuah kota kecil diujung paling selatan Danau Poso. Kota ini merupakan transit dan sebagai pintu gerbang selatan kawasan Wisata Danau Poso. Fasilitas kota ini berupa akomodasi, transportasi darat yang cukup ramai. Pendolo mempunyai pantai pasir puitih yang luas dan indah sehingga cocok untuk wisata bahari.

18. Goa Alam Purbakala

Persis di mulut sungai Poso tepi Danau, terdapat goa alam yang memiliki kamar – kamar sebanyak 8 kamar, yang salah satu pintu keluarnya berada di tepi sungai. Dahulu ditemukan tulang – tulang rangka manusia dimana telah hilang dan dirusak manusia sekitar tahun 1970-an kini dipelihara sebagai salah satu objek wisata.

19. Air Terjun Saluopa

Air Terjun “Saluopa” adalah air terjun terinda menurut beberapa wisatawan asing yang pernah berkunjung kesana. Berada sekitar 10 km dari kota Tentena idak jauh dari tepi danau Poso, masih termasuk suatu keindahan Danau Poso, mempunyai 12 tingkat luncuran air yang jernih.

20. Air Terjun Sulewana

Air Terjun Sulewana lebih dikenal sebagai air luncur yang dahsyat. Air sungai Poso yang keluar dari Danau Poso pada jarak 11 km dari Tentena meluncur sangat dasyat sepanjang 1 km. Penelitian member data bahwa kekuatan luncur air terjun Sulewana bisa membangkitkan tenaga listrik (PLTA) sebesar 800 mega watt kini dikembangkan sebagai salah satu objek wisata penunjang kawasan wisata Danau Poso.

21. Tanjung Api

Tanjung Api terdapat di kecamatan Ampana. Jarak antara Poso – Ampana adalah 156 km. Ampana – Tanjung Api ditempuh satu jam dengan motor boat. Tanjung api terdapat di area cagar alam dan suaka margasatwa, Anoa, Babi rusa, Monyet serta beberapa jenis burung yang masih langka juga terdapat disini. Hanya menggali pasir beberapa centimeter saja dilokasi ini, nyala api akan segera muncul ke permukaan psir. Disamping kanan tanjung api ini terdapat sumur kecil yang dinamakan orang “Air lubang malu” yang unik. Tanjung Api ini juga terdapat taman laut yang tak kalah indahnya dengan daerah lain cocok untuk snorkeling, diving serta menikmati matahari terbenam (Sun set) yang perlahan – lahan menghilang ke permukaan laut. Lokasi ini tak berpenghuni sehingga desir ombak dipantai objek ini hilang lenyap ditelan kesunyian.

22. Morowali

Morowali kecamatan BungkuUtara. Poso – Kolonedale 234 km dapat ditempuh dengan mobil, Kolonedale – Morowali ditempuh dengan motor boat selama 2 jam. Merupakan areal cagar alam dan suaka margasatwa yang luasnya 200.000 ha merupakan kawasan konservasi bagi hutan tropis yang masih murni dan flora langka jenis agathis yang tumbuh di rawa – rawa dimana pohon – pohon pinus tumbuh ditepi pantai atau di pesisir pantai menghiasi dataran rendah sampai dilereng – lereng gunungmenambah indahnya sungai Morowali serta Suaka Margasatwa seperti : Anoa, Monyet, Babi rusa, dan Burung Maleo yang telurnya 6 kali lebih besar dari telur ayam. Kita dapat menyaksikan bertelurnya burung Maleo pada bulan Oktober, November, dan Desember, bagi penelitian cocok sekali untuk dikunjungi. Lokasi objek wisata ini hanya dihuni oleh suku terasing ( suku wana ). Karena keunikan lokasi ini sehingga Sir Francis Drake pelaut terkenal dari inggris tinggal beberapa bulan dalam perjalanannya mengelilingi dunia pada abad XV.

23. Pulau Pengian

Sebuah Pulau yang berpasir putih bersih yang tidak berpenghuni, pengunjung apat menikmati liburannya dipulau terpencil ini, pengunjung diharapkan membawa snorkel untuk melengkapi liburannya ditaman laut yang belum terjamah dan dikembangkan. Tebing terjal sekitar 300 m dipulau ini juga menunggu para pemanjat tebing ( Mountaneering ) untuk menaklukannya. Tebing tersebut berbatasan langsung dengan laut tenang membiru. Dengan motor boat dari Kolonedale hanya dibutuhkan waktu satu jam. Dari pulau ini pertualangan dapat dilanjutkan menuju Morowali dengan membutuhkan waktu 20 menit.

24. Lembah Napu, Besoa, Bada

Untuk mengunjungi ketiga lembah ini, pengunjung diharapkan merencanakan dengan matang, kondisi fisik harus dalam keadaan baik, karena sesudah naik kendaraan beroda empat, dilanjutkan dengan berjalan kaki ( Trekking ) melewati hutan – hutan tropis yang asli dengan lama perjalanan 10 hari. Disepanjang Lembah Napu, Besoa dan Bada terhampar ratusan buah patung – patung megalith yang masih unik berada dilembah – lembah tersebut.

25. Pulau Lutungan

Terdapat di desa Nalu kecamatan Baolan + 1,5 mil dapat dicapai + 30 menit dengan motor boat dan perah layar.

Pada bagian utara : pantai berpasir putih dan keadaan laut landai, cocok untuk olahraga ski air dan dayung, serta Sun bathing / berjemur.

Pada bagian timur : Taman laut / Sea Garden yang terdapat beraneka ragam jenis ikann. Kita dapat menyaksikan sun rise serta cocok untuk olah raga selam, serta terdapat  kuburan tua Raja Toli – toli yaitu Raja Bantilan yang dikeramatkan oleh rakyat Toli –Toli dan sekitarnya serta banyak dikunjuni orang pada masa liburan.

Pada bagian Barat : Cocok untuk olah raga papan luncur serta fotografi.

Pada bagian selatan : Kita dapat menyaksikan perkampungan suku Toli – toli yang berasitektur tradisional sebagai sarana penangkapan ikan yang dilakukan pada siang dan malam hari. Keadaan pantainya berpasir putih, landai, dan airnya tenang.

26. Pulau Buoi

Jarak dari ibukota kabupaten Toli – toil 3 mil dengan berkendaraan laut. Pulau ini memiliki keindahan pantai dengan pasir putih, dihuni oleh beragam jenis burung – burung laut, juga tempat bertelurnya penyu. Legendanya ialah : Pada masa pemerintahan Raja Toli – toli pulau ini merupakan peristirhatan sang Raja bersama Permaisuri, dari pulau ini sang raja mendapat ilham dalam hal perdagangan yang akhirnya sang raja menghubungi Raja Buol untuk mengadakan kontak dagang dengan rja – raja yakni ke Pulau Jawa dan Ternate, dan didampingi permaisuri yang konon berasal dari Buol sehingga Pulau ini dihadiahkan kepada permaisuri dan diberi nama Pulau Buol sampai kini.

27. Gua Pompaile

Objek wisata ini berlokasi 30 km dari ibukota kabupaten Toli – toli dapat dicapai dengan kendaraan roda empat sampai didesai Oyom dilanjutkan berjalan kaki 10 km. Bentuk pintu masuk Gua setengah bulatan dan pada kamar dijumpai batu yang seakan – akan ditata oleh seniman berbentuk seekor kuda dandisambut oleh kelelawar yag kemungkinan telah bersarang dalam gua tersebut, elanjutnya pada kamar kedau yang luasnya 6 m terdapat batuberbentuk penyu pada dinding gua, sekitarnya dijumpai 7 buah batu nisan dan terdapat tempat duduk yang seakan – akan ditata seperti biasanya kursi, selanjutnya pada kamar ketiga juga terdapat batu – batu nisan dan pada kamar keempat dijumpai satu nisan lagi, konon untuk memasuki gua harus menanggalkan senjata dalam bentuk apapun dan harus disertai Palima ( pemandu ), bila tanpa pemandu gua tidak akanditemukan.

28. Cagar Alam Gunung Sojol

Dilokasi ini terdapat beberapa sumber air panas. Disamping air panas terdapat sungai kecil yang air nya dingin, panoramanya menarik karena keindahannya dengan flora dan fauna yang beraneka jenis.

29. Mesjid Tua Nalu

Terdapat didesa Nalu 3 km dari Toli – toli merupakan sarana ibadah yang dibangun sesuai arsitek masa lalu. Mesjid ini dibangun sejalan dengan penyebaran agama islam pertama kali masuk di kawasan Toli – Toli.

30. Makam Keramat Tanjung Dako

Merupakan makam yang terletak dalam gua ditepi pantai tepat pada perbukitan tanjung yang walaupun gelombang laut  yang menghempas kiri dan kanan gua namun air laut tidak akan masuk kedalam gua dimana makam itu terletak. Lokasi ini kurang lebih 143 km dari Toli – Toli dan dapat ditempuh dengan mobil serta 30 menit dengan kendaraan laut.

31. Pulau Tikus

Terdapat di desa Bangkiriang 60 km dari kota Luwuk, 3 jam dari pelabuhan Luwuk dapat ditempuh melalui darat maupun laut. Pantainya berpasir putih, memiliki taman laut dan terdapat beraneka ragam ikan hias serta terdapat mata air di tengah – tengah pulau dan ditumbuhi beberapa pohon kelapa. Pulau ini mempunyai legenda bahwa seorang gadis melarikan diri meninggalkan kampong halaman nay pergi ke pulau Makue’le dan dipulau tersebut ia meninggal, mayatnya dikerumuni tikus – tikus sehingga pulau tersebut dinamakan Pulau Tikus.

32. Teluk Lalong

Adalah merupakan pelabuhan alam yang selama ini dipergunakan oleh pemerintahan sebagai pelabuhan umum bagi perahu, kapal dan motor laut, namun mempunyai prospek yang cukup baik bila di tata pada seputar teluk menjadi taman rekreasi sehingga menambah indah dan harmonis kota Luwuk sebagai ibukota kabupaten.

33. Bagkiriang

Adalah merupakan areal margasatwa yang luasnya 3.500 ha untuk melindungi satwa langka jenis burung maleo disamping itu Pemda telah mnegupayakan peternakan / pembiakan jenis burung ini dalam rangka menjaga kelestarian hidupnya dari ancaman kepunahan

34. Pulau Seratus Satu Diteluk Ambelag

Lokasi ini kaya akan jenis – jenis ikan terutama ikan Lega yang jarang diketemukan didaerah lain dan konon ikan ini hanya disajikan khusus keluarga Banggai. Pulau seratus satu ini pada umumnya mempunyai hamparan pasir putih dalam bentuk Delta dan baik sekali dijadikan objek wisata Bahari. Pada waktu perebutan Irian Barat teluk Ambelang ini sempat dijadikan pangkalan oleh paglima Mandala (Pak Suharto) mantan Presiden Repblik Indonesia.

35. Rumah Keraton Kerajaan Banggai

Sebuah Kota bekas pusat kerajaan Banggai yang masih utuh dapat disakdikan keberadaannya kota bekas pusat kerajaan ini dapat dikembangkan menjadi pusat permuseuman local untuk mempromosikan / menyimpan benda – benda dan hasil – hasil kerajinan rakyat yang bersifat spesifik.

(written by Olivia & Julian, x-xi upw smkn 27 jakarta, feb 2011)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: