Sumatera Selatan by Kezia/Ayu

SUMATERA SELATAN

A.INFORMASI UMUM

Propinsi Daerah Tingkat I Sumatera Selatan dengan Ibukotanya Palembang terletak di sebelah selatan garis khatulistiwa pada 10 sampa dengan 40 Lintang Selatan atau 1020 – 1080 Bujur Timur dengan  luas 109.254 km2, dari seluas itu lebih kurang 70.000 km2, adalah hutan, mulai dari hutan rawa-rawa disebelah Timur dan lebih ke Barat lagi adalah hutan alang-alang dan hutan belantara yang berakhir di perbatasan sebelah Barat dengan Rimba Bukit Barisan.

Daerah Sumatera Selatan merupakan daerah tropic yang senantiasa menghijau setiap tahun didaerah ini ada dua musim silih berganti, musim hujan dan musin kemarau. Hujan turun dibulan Oktober sampai dengan bulan April dengan curah hujan antara 2.100 mm sampai 3.264 mm. Musim kemarau datang pada bulan Juni samapi dengan bulan September. Temperatur berkisar antara 240 – 320 C.

 

Sumatera Selatan Ibukotanya adalah Palembang dengan luas wilayah 109.254 km2 termasuk Pulau Bangka Belitung. Potensi wisata daerah Sumatera Selatan cukup banyak dan beraneka ragam tersebar di kawasan daerah tingkat II, seperti objek alam, objek wisata budaya dan objek wisata ciptaan.

Kota Palembang selain Ibukota Propinsi juga merupakan pintu masuk wisatawan baik Nusantara maupun Mancanegara. Ditengah-tengah kota Palembang mengalir Sungai Musi yang membelah kota menjadi dua bagian daerah seberang Ulu dan seberang Ilir yang dihubungkan dengan Jembatan Ampera yang merupakan Landmark Kota Palembang.

Daerah ini selain kaya akan seni budaya, banyak terdapat pula peninggalan-peninggalan sejarah, antara lain Prasasti Kedukan Bukit, Prasasti Talang Tuo serta Prasasti Telaga Batu dan lain-lain, yang menandakan adanya Kearajaan Sriwijaya. Keindahan alan dan panorama yang menarik, membuat daerah ini menjadi tujuan wisata yang ideal.

 

Cara Pencapaian:

Untuk mencapai Sumatera Selatan ada beberapa alternative yaitu :

 

Melalui Udara :

Dilayani oleh Perusahaan Garuda Indonesia, Merpati Nusantara, Indonesia Air Transport dan Deraya Air, Taxi yang melayani Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Jambi, Pangkal Pinang, Padang, Medan, Bengkulu, Dumai, Bandar Lampung – Palembang.

 

Melalui Darat :

Banyak tersedia bus – bus antar kota antar propinsi yang melayani kota – kota di Sumatera, Jawa dan Bali. Selain itu juga ada perjalanan kereta api yang melayani Palembang dengan kota – kota di Sumatera dan Palembang – Tanjung Karang.

 

 

B. OBJEK DAN DAYA TARIK WISATA

a. Kerajaan Sriwijaya

Menurut temuan yang ada dari para ahli sejarah luar dan dalam negeri, Palembang pernah menjadi pusat Kerajaan Sriwijaya ( menurut prasasti – prasasti yang ditemukan tahun 683 M., 684 M., 686 M. dan lain –lain ). Benda – benda peninggalan sejarah terseut sebagian besar ada di Mueum Pusat dan sebagian di Museum Negeri Sumatera Selatan ( Patung Budha tinggi 3.60 m di Museum Sultan Mahmud Badaruddin II Palembang ).

 

 

b. Sungai Musi

Sungai Musi yang membelah kota Palembang menjadi dua, merupakan tempat rekreasi yang ideal baik bagi muda mudi ( domestik ) maupun wisatawan Mananegara. Di tepi kiri dan kanan Sungai Musi sepanjang kota Palembang terdapat rumah – rumah sakit, serta warung – warung terapung dan transportasi sungai yang simpang siur. Bagi wisatawan yang enggan untuk turun ke sungai dapat menikmati keindaha Sungai Musi dari Jembatan Ampera  yang unik bentuknya yang menghubungkan kedua belahan  kota Palembang menjadi bagian Ulu dan Ilir.

 

c. Rumah Limas

Rumah Limas adalah merupakan salah satu rumah tradisional masyarakat Palembang. Ruang dalamnya terdiri dari 4 tingkat yang masing – masing tingkatan menunjukan status social masyarakat Palembang bila ada pertemuan – pertemuan.

 

d. Taman Purbakala Ki Gede Ing Suro

Terletak di Ilir – Boom baru merupakan Komplek Kuburan dari abad ke 16. Disini terdapat 8 bangunan yang berisi 38 kuburan, diantaranya terdapat kuburan Ki Gede Ing Suro yang merupakan cikal bakal dari sebagian masyarakat Palembang

 

e. Museum Negeri

Dibangun tahun 1977/1978 diatas seluas 23.565 m2. Di museum ini terdapat ± 2.000 koleksi barang – barang kuno hasil seni budaya dan peninggalan sejarah Sumatera Selatan. Diantaranya terdapat barang – barang rumah tangga, alat tenun tradisional, peragaan kamar pengantin, alat – alat berburu, pertanian, fosil binatang ( beruang, macan tutul, trenggiling dan lain – lain ), miniature rumah penduduk dipedalaman serta replica prasasti Kedudukan Bukit dan arca kuno yang ditemukan sekitar Bukit Siuntang.

 

f. Pantai Matras di Bangka

Sebuah pantai yang indah dan menawan, lebarnya 300 – 400m dna panjangnya ± 6,5 km, keadaan pantai berpasir putih, disekitarnya banyak terdapat pohon – pohon kelapa. Keindahan pantai ini tidak kalah indahnya dengan pantai – pantai yang berada di dearh lain.

 

g. Pantai Tanjung Kelayang

Pantai Tanjung Kelayang terletak dibagian utara Pulau Belitung dengan jarak 27 km dari kota Tanjung Pandan, keadaan pantai berpasir putih halus, dengan air laut yang tenang sehingga sangat baik untuk berenang. Disekitar pantai terdapat pohon – pohon kelapa dn pada bagian kiri pantai terdapat bikut berbatu merupakan tempat bagi wisatawan yang berkujung.

 

h. Wisma Ranggam

Terdapat di kota Mentok (Bangko) yang didirikan pada tahun 1929 pesanggrahan ini juga merupakan tempat pengasingan Bung Karno serta pahlawan Kemerdekaan lainnya dimasa revolusi fisik.Di Wisma Ranggam ini tersimpan mobil yg digunakan oleh Bung Karno pada waktu diasingkan.Wisma ini masih terpelihara dengan baik.

 

i. Megalit

Di daerah Tingkat II Lahat Sumatera Selatan terdapat sekelompok batu-batuan Purbakala yang sudah berumur ribuan tahun,ada yang sudah diangkat ke museum negeri sumatera selatan di Palembang ,tetapi masih ada ratusan di tempatnya .Batu megalit ini merupakan salah satu kelompok tertua di Indonesia ,letak nya tersebar di sekitar Gunung Dempo Pagar Alam.

j. Danau Ranau

Danu Ranau merupakan danau terbesar di Sumatera Selatan dengan luas 112 km2 (9×16 km).Disekitarnya terletak desa-desa  dengan adat istiadat daerah asli serta terdapat beberapa mess ,hotel dan wisma  yang dapat dipergunakan untuk penginapan umum,udaranya sejuk ,fasilitas air memadai serta sekarang sedang di bangun rumah terapung.Pemandangan indah,dengan lereng gunung yang penuh dengan hutan untuk berburu ringan ,sedangkan di danau ,kita dapat berolahraga memanah ikan.Danau Ranau ini dapat di tempuh  ±7 jam dari Palembang .

k. Kawang Tekurep(makam raja)

Objek ini merupakan Komplek Sultan Mahmud Badaruddin yang memerintah pda abad 18 di Palembang ,terletak di Kotamadya Palembang.Yang dimakamkan di tempat adalah raja-raja kesulotanan Palembang.Kunjungan dapat dilakukan setiap hari.

l. Danau Raya

Merupakan objek wista alam,berjarak ± 80 km dari Lubuk Linggau.Waktu untuk berkunjung terbuka setiap hari.Dapat dicapai dengan kendaraan bermotor dari lubuk linggau.

m. Pantai Burung Mandi

Objek wisata alam ini terlatak 80 km dari tanjung pandan,Belitung dapat dicapai dengan kendaraan bermotor.

n. Bayung Lincir

Bayung Lincir merupakan hutan alam,dapat dicapai dengan kendaraan umum dari kota Palembang ke Kecamatan Bayung Lincir,Kabupaten Muba.Selanjutnya untuk dapat mncapai hutan alam tersebut melalui sungai dengan menyewa speedboat .Disamping keadaan alamnya yang masih murni,di sepanjang kanan kiri sungai masih banyak terdpat bangunan rumah diats air dari suku kubu.selain oleh wisatawan nusantara,objek tersebut juga sering dikunjungi oleh wisatawan mancanegara diantaranya untuk penelitian .

 

o. Hutan Wisata Punti Kayu

Terletak di Kotamadya Palembang,dapat dikunjungi tiap hari.Fasilitas yang tersedia antara lain mainan anak-anak,taman budaya,warung cenderamata,beberapa satwa dan pusat informasi.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: